Marah dan Hakikatnya Dalam Islam

DAFTAR ISIJangan Marah, Kamu Akan Masuk Surga Atasi Marahmu, Gapai Ridha Rabb-Mu! Marah yang TerpujiMarah (Ghadab) dan Hakikatnya Dalam IslamMengobati Amarah Sebab-Sebab Amarah Efek dan Pengaruh AmarahMarah ialah bergejolaknya darah dalam hati untuk menolak gangguan yang dikhawatirkan terjadi atau karena ingin balas dendam kepada orang [...]

Read more

Amalan Antara Adzân dan Iqâmah, Menjawab Adzân dari Radio Tape

AMALAN KHUSUS ANTARA ADZAN DAN IQAMAH OlehUstadz Anas Burhanuddin MA Pertanyaan.Ustadz, saya mohon penjelasan, apakah ada dasarnya tentang bacaan atau amalan yang dilakukan [...]

Hadits Dhaif (Lemah) Tentang Tahlilan Untuk Orang Mati

HADITS DHA'IF (LEMAH) TENTANG TAHLILAN UNTUK ORANG MATIOleh Ustadz  Abdullah bin Taslim al-Buthoniعَنْ أَبِيْ هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ [...]

Kaidah Ke-58 : Kebiasaan Berubah Menjadi Ibadah Dengan Niat Yang Shalih

QAWA’ID FIQHIYAH Kaidah Kelima Puluh Delapanالْعَادَاتُ تَنْقَلِبُ عِبَادَاتٍ بِالنِّيَّاتِ الصَّالِحَاتِ [...]

Kaidah Ke-57 : Segala Sesuatu Yang Tidak Mungkin Terhindar Darinya Maka Dimaafkan

QAWA’ID FIQHIYAH Kaidah Kelima Puluh Tujuhكُلُّ مَا لاَ يُمْكِنُ اْلاِحْتِرَازُ عَنْ مُلاَبَسَتِهِ مَعْفُوٌّ [...]

Kaidah Ke-56 : Pahala Tergantung Pada Besarnya Manfaat Bukan Kadar Kesulitan

QAWA’ID FIQHIYAH Kaidah Kelima Puluh Enamعَلَى قَدْرِ الْمَنْفَعَةِ لاَ الْمَشَقَّةِPahala tergantung pada besarnya manfaat bukan [...]

Kaidah Ke-55 : Perintah Lebih Besar Daripada Larangan

QAWA’ID FIQHIYAH Kaidah Kelima Puluh Limaالْمَأْمُوْرُ بِهِ أَعْظَمُ مِنَ الْمَنْهِيِّ عَنْهُPerintah lebih besar daripada [...]

Kaidah Ke-54 : Hukum Asal Benda-Benda Adalah Suci Dan Boleh Dimanfaatkan

QAWA’ID FIQHIYAH Kaidah Kelima Puluh Empatاْلأَصْلُ فِي اْلأَعْيَانِ اْلإِبَاحَةُ وَالطَّهَارَةُHukum asal benda-benda [...]

Kaidah Ke-53 : Hukum Suatu Perkara Dikaitkan Dengan Sebab Yang Sudah Diketahui

QAWA’ID FIQHIYAH Kaidah Kelima Puluh Tigaالْحُكْمُ الْحَادِثُ يُضَافُ إِلَى السَّبَبِ الْمَعْلُوْمِ لاَ إِلَى [...]

Kaidah Ke-52 : Tidak Ada Taklif Kecuali Dengan Ilmu Dan Tidak Ada Hukuman Kecuali Setelah Datang Peringatan

QAWA’ID FIQHIYAH Kaidah Kelima Puluh Duaلاَ تَكْلِيْفَ إِلاَّ بِعِلْمٍ وَلاَ عِقَابَ إِلاَّ بَعْدَ [...]

Kaidah Ke-51: Barangsiapa Bersungguh-Sungguh, Dianggap Mengerjakan Amalan Secara Sempurna

QAWA’ID FIQHIYAH Kaidah Kelima Puluh Satuمَنِ اجْتَهَدَ وَبَذَلَ مَا فِي وُسْعِهِ فَلاَ ضَمَانَ عَلَيْهِ [...]