Sesuatu Yang Membuat Shalat Dimakruhkan

SESUATU YANG MEMBUAT SHALAT DIMAKRUHKAN Oleh Syaikh Abdullah bin Abdurrahman bin Shalih Ali Bassam. Al-Makruh menurut para ahli ushul berarti sesuatu yang mendatangkan pahala jika ditinggalkan dan tidak mendatangkan hukuman jika dikerjakan. Al-Makruhat yang dimaksudkan di sini ialah hal-hal yang mengurangi kesempurnaan shalat namun tidak menggugurkannya. Bilangannya banyak, namun pengarang menyebutkannya sebagian di antaranya yang

Hukum Merokok Menurut Syari’at

HUKUM MEROKOK MENURUT SYARIAT Oleh Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin Pertanyaan Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin ditanya : Apa hukum merokok menurut syari’at, berikut dalil-dalil yang mengharamkannya? Jawaban Merokok haram hukumnya berdasarkan makna yang terindikasi dari zhahir ayat Al-Qur’an dan As-Sunnah serta i’tibar (logika) yang benar. Dalil dari Al-Qur’an adalah firmanNya. وَلَا تُلْقُوا بِأَيْدِيكُمْ إِلَى

Apakah Manusia Diberi Kebebasan Memilih

APAKAH MANUSIA DIBERI KEBEBASAN MEMILIH Oleh Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin Pertanyaan. Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin ditanya : “Apakah manusia dibebaskan memilih atau dijalankan?”. Jawaban. Penanya seharusnya bertanya pada diri sendiri ; Apakah dia merasa dipaksa oleh seseorang untuk menanyakan pertanyaan ini, apakah dia memilih jenis mobil yang dia inginkan ? dan berbagai pertanyaan

Apakah Bid’ah Hanya Berlaku Pada Bidang Ibadah

APAKAH BID’AH HANYA BERLAKU PADA BIDANG IBADAH Oleh Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz Pertanyaan: Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz : Bilakah suatu amal dianggap bid’ah dalam syari’at nan suci ini, dan apakah sebutan bid’ah hanya berlaku pada bidang ibadah saja atau mencakup ibadah dan mu’amalah? Jawaban: Bid’ah dalam terminologi syari’at adalah

Nasehat Untuk Salafiyyin

NASEHAT UNTUK SALAFIYYIN Oleh Syaikh Ibrahim bin Amir Ar-Ruhaily Bismillahirrahmanirrahim Segala puji hanya milik Allah, Tuhan semesta alam. Sholawat dan salam, semoga senantiasa dilimpahkan kepada nabi kita Nabi Muhammad, keluarga, dan seluruh sahabatnya. Amma ba’du Berikut ini adalah untaian nasehat yang ditujukan kepada generasi muda Ahlis Sunnah wal Jama’ah, yang dituliskan dalam rangka andil dalam

Da’wah Salafiyah Dan Bahayanya Manhaj Haddadiyah

DA’WAH SALAFIYAH DAN BAHAYANYA MANHAJ HADDADIYAH Oleh Syaikh Abu Usamah Salim bin Ied al-Hilaly Bismillahi walhamdulillahi wash Sholatu was Salaamu ‘ala Rosulillah, wa Ba’d : Berikut ini merupakan bahasa mutarjim (penterjemah) yang menterjemah kata perkata Syaikh Abu Usamah Salim bin Ied al-Hilaly pada saat Seminar Imam Ibnul Qoyyim al-Jauziyah di Brooklyn, Ney York, yang ditranskrip

Shalat Jama’ Taqdim

SHALAT JAMA’ TAQDIM Oleh Syaikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani “Artinya : Adalah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam peperangan Tabuk, apabila hendak berangkat sebelum tergelincir matahari, maka beliau mengakhirkan Dzuhur hingga beliau mengumpulkannya dengan Ashar, lalu beliau melakukan dua shalat itu sekalian. Dan apabila beliau hendak berangkat setelah tergelincir matahari, maka beliau menyegerakan Ashar bersama Dzuhur

Kami Tidak Mentahdzir Masyaikh, Namun Kami Mentahdzir Penyelenggara Daurah Adalah Hizbi

NASEHAT MASYAIKH KETIKA DAUROH DI MASJID AL-GHUROBA BRIXTON INGGRIS Oleh Syaikh DR Muhammad bin Musa Alu Nashr Syaikh Ali bin Hasan bin Ali bin Abdul Hamid Al-Halabi Kata Pengantar Berikut ini merupakan nasehat Syaikh Ali Hasan al-Halabi dan Syaikh Muhammad Musa Nashr -hafizhahumallahu wa nafa’allahu bihima- kepada salafiyin dan orang-orang yang terpengaruh dengan manhaj Haddadiyin

Keringanan Tidak Mengqadha’ Shalat

KERINGANAN TIDAK MENGQADHA SHALAT Oleh Amr bin Abdul Mun’im Saudariku, wanita Muslimah, ketahuilah bahwa Allah Azza wa Jalla telah mengetahui kesulitan yang akan di alami oleh wanita pada saat haid, apabila Dia memerintahkannya untuk mengqadha’ shalat yang ditinggalkan selama menjalani haid tersebut. Sebagai rahmat-Nya, Dia tidak memerintahkan kaum wanita untuk mengqadha’ shalat sebagai keringanan sekaligus

Tauhid Hakimiyah Adalah Perkara Yang Baru (Muhdats)

ISTILAH TAUHID HAKIMIYAH ADALAH PERKARA YANG BARU (MUHDATS) Oleh Hai’ah Kibaril Ulama’ Saudi Arabia Syaikh Suhaib Hasan Abdul Ghafar, ketua Jum’iyatul Qur’an Karim di London, mengajukan pertanyaan kepada Hai’ah Kibaril Ulama’ di kerajaan Saudi Arabia. Di antara pertanyaannya yaitu : “Beberapa juru dakwah mulai memperhatikan dan menganggap penting sebutan ‘Tauhid Hakimiyah’ sebagai tambahan dari tiga macam