DAFTAR ISI
- Zakat Fithri
- Tuntunan Zakat Fithri
- Hukum Mengeluarkan Zakat Fithri Dengan Uang?
- Sebagian Ulama Mengatakan Tidak Boleh Zakat Fithri Berupa Beras?
- Zakat Fithri Mengikuti Orang Dimana Berada
Hukum Memindahkan Zakat Fithri Ke Negeri Lain
- Zakat Fithri Harus Dibagikan Kepada Fakir Miskin Di Negeri Setempat
- Bolehkah Panitia Zakat Fithri Menerima Titipan Uang Untuk Beli Beras?
- Mengeluarkan Zakat Fithri Oleh Keluarganya
- Membayarkan Zakat Fithri Untuk Saudara Perempuan
- Menambah Zakat Fithri Dengan Niat Sedekah
Banyak orang menyebutnya dengan zakat fithrah. Yang benar adalah zakat fithri atau shadaqah fithri, sebagaimana disebutkan di dalam hadits-hadits. Makna zakat fithri atau shadaqah fithri adalah shadaqah yang wajib ditunaikan dengan sebab fithri (berbuka) dari puasa Ramadhan.
Hikmah Zakat Fithri
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam telah menjelaskan hikmah zakat fithri, sebagaimana tersebut di dalam hadits :
عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ فَرَضَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ زَكَاةَ الْفِطْرِ طُهْرَةً لِلصَّائِمِ مِنْ اللَّغْوِ وَالرَّفَثِ وَطُعْمَةً لِلْمَسَاكِينِ مَنْ أَدَّاهَا قَبْلَ الصَّلَاةِ فَهِيَ زَكَاةٌ مَقْبُولَةٌ وَمَنْ أَدَّاهَا بَعْدَ الصَّلَاةِ فَهِيَ صَدَقَةٌ مِنْ الصَّدَقَاتِ
“Dari Ibnu ‘Abbas, dia berkata: Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam telah mewajibkan zakat fithri untuk menyucikan orang yang berpuasa dari perkara sia-sia dan perkataan keji, dan sebagai makanan bagi orang-orang miskin. Barangsiapa menunaikannya sebelum shalat (‘Id), maka itu adalah zakat yang diterima. Dan barangsiapa menunaikannya setelah shalat (‘Id), maka itu adalah satu shadaqah dari shadaqah-shadaqah“.
- Home
- /
- A1. Headline Almanhaj
- /
- Panduan Mengeluarkan Zakat Fithri