Beberapa Fadhilah yang Berhubungan Dengan Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam

BEBERAPA FADHILAH YANG BERHUBUNGAN DENGAN NABI SHALLALLAHU ‘ALAIHI WA SALLAM

Fadhilah nasab Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam.

عن واثلة بن الأسقع رضي الله عنه قال: سمعت النبي- صلى الله عليه وسلم- يقول: «إنَّ الله اصْطَفَى كِنَانَةَ مِنْ وَلَدِ إسْمَاعِيلَ، وَاصْطَفَى قُرَيْشاً مِنْ كِنَانَةَ، وَاصْطَفَى مِنْ قُرَيْشٍ بَنِي هَاشِمٍ، وَاصْطَفَانِي مِنْ بَنِي هَاشِمٍ». أخرجه مسلم

Dari Watsilah bin Al Asqa’ Radhiyallahu anhu, ia berkata: “Aku mendengar Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam  bersabda: “Sesungguhnya Allah memilih Kinanah dari keturunan Nabi Ismail, dan memilih Quraisy dari Kinanah, dan memilih Bani Hasyim dari Quraisy, dan memilihku dari Bani Hasyim”. H.R. Muslim.[1]

Nama-nama Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam

عن جبير بن مطعم رضي الله عنه أن رسول الله- صلى الله عليه وسلم- قال: «إنَّ لِيْ أَسْمَاءً، أَنَا مُحَمَّدٌ، وَأَنَا أَحْمَدُ، وَأَنَا المَاحِي الَّذِي يَمْحُو الله بِيَ الكُفْرَ، وَأَنَا الحَاشِرُ الَّذِي يُحْشَرُ النَّاسُ عَلَى قَدَمَيَّ، وَأَنَا العَاقِبُ الَّذِي لَيْسَ بَعْدَهُ أَحَدٌ». وفي لفظ: «وَنَبِيُّ التَّوبَةِ، وَنَبِيُّ الرَّحْمَةِ». متفق عليه

Dari Jubair bin Muth’im Radhiyallahu anhu  bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Sesungguhnya aku mempunyai beberapa nama; Aku adalah Muhammad, Aku Ahmad, Aku Al mahi (pengiki) Allah mengikis kekufuran dengan mengutusku, Aku Al hasyir (penghimpun) nanti di hari kiamat seluruh manusia berhimpun di bawah perintahku, Aku Al ‘aqib (penutup) tidak ada Nabi sesudahku” dalam riwayat yang lain: “Aku Nabi taubat, Aku Nabi pembawa  rahmat“. Muttafaq alaih. [2]

Fadhilah Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam dari Nabi-Nabi yang Lain.
Hadist Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam:

عن أبي هريرة رضي الله عنه أن رسول الله- صلى الله عليه وسلم- قال: «فُضِّلْتُ عَلَى الأَنْبِيَاءِ بِسِتٍّ: أُعْطِيتُ جَوَامِعَ الكَلِمِ، وَنُصِرْتُ بِالرُّعْبِ، وَأُحِلَّتْ لِيَ الغَنَائِمُ، وَجُعِلَتْ لِيَ الأَرْضُ طَهُوْراً وَمَسْجِداً، وَأُرْسِلْتُ إلَى الخَلْقِ كَافَّةً، وَخُتِمَ بِيَ النَّبِيُّونَ». أخرجه مسلم

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu anhu bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Aku diberi kelebihan dari Nabi yang lain dengan enam hal: Aku diberi jawami’ul kalim (ucapan yang sedikit namun memiliki makna yang padat dan gelobal), Aku diberi kemenangan dengan (dicampakkannya) rasa takut (di dalam dada) para musuh, dihalalkan untukku harta rampasan perang, bumi dijadikan bagiku sebagai alat bersuci dan tempat shalat, Aku diutus kepada seluruh umat manusia dan Aku adalah penutup para nabi“. H.R. Muslim[3]

Baca Juga  Fadhilah Akhlak

Hadist Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam:

عن أبي هريرة رضي الله عنه أن رسول الله- صلى الله عليه وسلم- قال: «مَثَلِي وَمَثَلُ الأَنْبِيَاءِ مِنْ قَبْلِي كَمَثَلِ رَجُلٍ بَنَى بُنْيَاناً فَأَحْسَنَهُ وَأَجْمَلَهُ إلَّا مَوْضِعَ لَبِنَةٍ مِنْ زَاوِيَةٍ مِنْ زَوَايَاهُ، فَجَعَلَ النَّاسُ يَطُوفُونَ بِهِ، وَيَعْجَبُونَ لَهُ، وَيَقُولُونَ: هَلَّا وُضِعَتْ هَذِهِ اللَّبِنَةُ، قَالَ: فَأَنَا اللَّبِنَةُ وَأَنَا خَاتِمُ النَّبِيِّينَ». متفق عليه

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu anhu bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Perumpamaanku dan perumpamaan para nabi sebelumku bagai seseorang yang membangun bangunan, dimana dia mebangunnya dengan indah dan bagus, tinggal satu batu yang belum terpasang di salah satu sudutnya, orang-orang mengitari bangunan tersebut menikmati keindahannya, mereka berkata,” Duhai andai saja satu batu ini dipasang! akulah batu tersebut dan aku penutup para Nabi“. Muttafaq alaih[4]

Fadhilah Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam atas Manusia.

قال الله تعالى: {هُوَ الَّذِي بَعَثَ فِي الْأُمِّيِّينَ رَسُولًا مِنْهُمْ يَتْلُو عَلَيْهِمْ آيَاتِهِ وَيُزَكِّيهِمْ وَيُعَلِّمُهُمُ الْكِتَابَ وَالْحِكْمَةَ وَإِنْ كَانُوا مِنْ قَبْلُ لَفِي ضَلَالٍ مُبِينٍ (2) وَآخَرِينَ مِنْهُمْ لَمَّا يَلْحَقُوا بِهِمْ وَهُوَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ (3) ذَلِكَ فَضْلُ اللَّهِ يُؤْتِيهِ مَنْ يَشَاءُ وَاللَّهُ ذُو الْفَضْلِ الْعَظِيمِ (4)} [الجمعة/2- 4]

Dialah yang mengutus seorang Rasul (Nabi Muhammad) kepada kaum yang buta huruf dari (kalangan) mereka sendiri, yang membacakan kepada mereka ayat-ayat-Nya, menyucikan (jiwa) mereka, serta mengajarkan kepada mereka Kitab (Al-Qur’an) dan Hikmah (sunah), meskipun sebelumnya mereka benar-benar dalam kesesatan yang nyata. (Allah juga mengutus Nabi Muhammad) kepada (kaum) selain mereka yang belum (datang) menyusul mereka. Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. Itulah karunia Allah yang dianugerahkan kepada siapa yang Dia kehendaki. Allah memiliki karunia yang besar. [Al-Jumu’ah/62 :2-4]

قال الله تعالى: {لَقَدْ جَاءَكُمْ رَسُولٌ مِنْ أَنْفُسِكُمْ عَزِيزٌ عَلَيْهِ مَا عَنِتُّمْ حَرِيصٌ عَلَيْكُمْ بِالْمُؤْمِنِينَ رَءُوفٌ رَحِيمٌ (128)} [التوبة/128]

Baca Juga  Adab Bepergian

Sungguh, benar-benar telah datang kepadamu seorang rasul dari kaummu sendiri. Berat terasa olehnya penderitaan yang kamu alami, sangat menginginkan (keimanan dan keselamatan) bagimu, dan (bersikap) penyantun dan penyayang terhadap orang-orang mukmin. [At-Taubah/9 :128]

قال الله تعالى: {هُوَ الَّذِي أَرْسَلَ رَسُولَهُ بِالْهُدَى وَدِينِ الْحَقِّ لِيُظْهِرَهُ عَلَى الدِّينِ كُلِّهِ وَكَفَى بِاللَّهِ شَهِيدًا (28)} [الفتح/28]

Dialah yang mengutus Rasul-Nya dengan membawa petunjuk dan agama yang benar agar Dia mengunggulkan (agama tersebut) atas semua agama. Cukuplah Allah sebagai saksi. [Al-Fath/48 :28]

Fadhilah Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam dari Semua Makhluk.

عن أبي هريرة رضي الله عنه قال: قال رسول الله- صلى الله عليه وسلم-: «أَنَا سَيِّدُ وَلَدِ آدَمَ يَومَ القِيَامَةِ، وَأَوَّلُ مَنْ يَنْشَقُّ عَنْهُ القَبْرُ، وَأَوَّلُ شَافِعٍ، وَأَوَّلُ مُشَفَّعٍ». أخرجه مسلم

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu anhu bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Aku adalah pimpinan anak-cucu Adam di hari kiamat nanti, Aku orang yang pertama dibangkitkan dari kubur, Aku orang yang pertama memberi syafa’at dan Aku orang yang pertama diberi syafa’at“. H.R. Muslim.[5]

Isra’ dan Mi’raj Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam

[Disalin dari مختصر الفقه الإسلامي   (Ringkasan Fiqih Islam Bab :  Fiqih Al-Qur’an dan Sunnah (Keutamaan Amal, Adab, Dzikir dan Doa-Doa) فقه القرآن والسنة في الفضائل والأخلاق والآداب والأذكار والأدعية ). Penulis Syaikh Muhammad bin Ibrahim At-Tuwaijri  Penerjemah Team Indonesia islamhouse.com : Eko Haryanto Abu Ziyad dan Mohammad Latif Lc. Maktab Dakwah Dan Bimbingan Jaliyat Rabwah. IslamHouse.com 2012 – 1433]
_______
Footnote

[1] Diriwayatkan oleh Muslim no hadist: 2276.
[2] Muttafaq alaih diriwayatkan oleh Bukhari no hadist :4896 dan  Muslim no hadist: 2354.
[3] Diriwayatkan oleh Muslim no hadist: 523.
[4] Muttafaq alaih diriwayatkan oleh Bukhari no hadist :3535 dan  Muslim no hadist: 2286.
[5] Diriwayatkan oleh Muslim no hadist: 2278.

  1. Home
  2. /
  3. A8. Ringkasan Fiqih Islam...
  4. /
  5. Beberapa Fadhilah yang Berhubungan...