Aqidah Ahlus Sunnah wal Jama’ah Tentang Kubur

DAFTAR ISI

‘Aqidah Ahlus Sunnah wal Jama’ah Tentang Kubur

  1. Iman Kepada Siksa dan Nikmat Kubur Merupakan Keimanan Kepada Perkara yang Ghaib
  2. Menghadiri Jenazah dan Mengantarkannya
  3. Ziarah Kubur yang Sesuai dengan Syari’at
  4. Adzab Kubur
  5. Tentang Apa Saja Seorang Hamba Ditanya di Dalam Kuburnya?
  6. Allah Memperlihatkan Siksa Kubur Kepada Orang yang Dikehendaki-Nya

Seorang mukmin akan berbahagia di dalam kubur, lalu ruhnya berada di Surga beterbangan sekehendaknya sebagai balasan atas keimanannya yang benar kepada Allah, kepada para Malaikat, kepada kitab, dan para Rasul. Juga sebagai balasan terhadap keistiqamahan dan keteguhannya di atas segala sesuatu yang dibawa oleh para Rasul, di dalam ‘aqidah, hukum, ibadah, dan jihad dengan tulus hanya untuk mengharap wajah Rabb-nya yang Mahasuci lagi Mahatinggi.

Sedangkan ruh orang kafir dan orang yang selalu melakukan perbuatan maksiat akan berada di dalam kesengsaraan dan adzab akibat kekufurannya terhadap segala sesuatu yang dibawa oleh para Rasul, mereka mengingkari petunjuknya, ‘aqidahnya dan segala syari’at yang dibawanya atau sebagai akibat penyelewengan orang yang beriman dari manhaj mereka (cara beragamanya para Rasul), baik dalam ‘aqidah ataupun pengamalan.

Baca Juga  Ringkasan Fiqih Qadha' (Peradilan)