DAFTAR ISI
Sebab-Sebab yang Menjadikan Penghuni Kubur Diazab
- Syirik kepada Allah
- Kemunafikan
- Tidak bersuci dari air kencing, Namimah, Ghibah, Menyakiti orang lain dengan lisan
- Meninggalkan Al-Qur’an setelah mempelajari, Tidur dengan meninggalkan shalat wajib
- Berbohong
- Memakan harta riba
- Zina
- Berbuka di siang hari bulan ramadhan tanpa alasan
- Berpaling dari menginat Allah
- Mengambil harta ghanimah secara sembunyi sebelum dibagikan
- Menjulurkan pakaian dengan sombong
- Seorang Ibu yang enggan menyusui anaknya tanpa alasan (dikhawatirkan mendapat adzab kubur)
- Meratapi mayit
- Mengurung hewan dan menyiksanya tanpa memberikan kasih sayang kepadanya
- Khatib yang banyak bicara
- Semua golongan dibawah ini mendapatkan bagian dari siksa kubur
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam telah menyifati alam Barzakh dengan ungkapannya:
مَا رَأَيْتُ مَنْظَرًا قَطُّ إِلاَّ الْقَبْرُ أَفْظَعُ مِنْهُ.
“Aku sama sekali tidak pernah melihat sebuah pemandangan yang lebih mengerikan daripada kuburan.”
Di sanalah rasa ngeri, kegelapan dan berbagai macam siksaan bagi orang yang telah melakukan amal buruk. Di sana pula kebahagiaan, cahaya, dan berbagai macam nikmat bagi orang yang telah melakukan amal shalih.
Kemaksiatan itu dapat membutakan mata hati, menghilangkan cahayanya, menghalangi jalan ilmu, dan menghilangkan gemerlapnya sebuah petunjuk.
Imam Malik rahimahullah pernah berkata kepada Imam asy-Syafi’i rahimahullah ketika mereka sedang berkumpul dan menduga adanya benih-benih tersebut, “Aku melihat bahwa Allah telah memberikan cahaya kepadamu, maka janganlah engkau memadamkannya dengan kegelapan maksiat.”