Author Archives: editor

Ringkasan Iman Kepada Hari Akhir

DAFTAR ISI

  1. Iman Kepada Hari Akhir
    1. Tanda-Tanda Hari Kiamat Kecil
    2. Tanda-Tanda Hari Kiamat Besar
    3. Terbitnya Matahari Dari Barat
    4. Keluarnya Api yang Menggiring Manusia
    5. Tiupan Terompet
    6. Hari Kebangkitan
    7. Pengumpulan Manusia Pada Hari Kiamat
    8. Huru Hara Hari Kiamat
    9. Keputusan Pemisah
    10. Hisab dan Mizan
      1. Pertanyaan Kepada Manusia Pada Hari Kiamat
      2. Tata Cara Hisab
      3. Hukum Amal Perbuatan Orang Kafir
    11. Telaga
    12. Shirath (Jembatan)
    13. Syafa’at

Hari akhir adalah hari kiamat yang pada hari itu Allah Subhanahu wa Ta’al bangkitkan semua makhluk untuk dihisab dan diberi balasan.

Dinamakan dengan nama itu karena tidak ada lagi hari sesudahnya. Di tempat menetapnya penghuni surga di dalam surga dan penghuni neraka di dalam neraka.

Nama-nama hari akhir yang paling terkenal : Hari kiamat, hari kebangkitan, hari pemisah, hari keluar, hari pembalasan, hari yang kekal, hari hisab, hari yang dijanjikan, hari berkumpul, hari taghabun, hari pertemuan, hari tanaad, hari kerugian, teriakan, bencana besar, al-Ghasyiyah, al-Waaqi’ah, al-Haaqqah, al-Qaari’ah.

Ringkasan Gambaran Surga

DAFTAR ISI

  1. Gambaran Surga
    1. Nama-nama Pintu Surga
    2. Usia Para Penghuni Surga
    3. Gambaran Kemah-kemah Penghuni Surga
    4. Gambaran Kasur-kasur Penghuni Surga
    5. Gambaran Pelayan-pelayan Surga
    6. Gambaran Pohon-pohon dan Buah-buah Surga
    7. Karasteristik Wanita Penghuni Surga
    8. Kekalnya Kenikmatan Dalam Surga
    9. Gambaran Naungan Surga
    10. Gambaran Kenikmatan Surga
    11. Salam Rabb (Allah) Kepada Para Penghuni Surga.

Surga adalah negeri kesejahteraan yang disediakan Allah Subhanahu wa Ta’ala bagi kaum mukminin dan mukminat di akhirat.

Pembicaraan tentang surga –insya Allah- bersumber dari Kitab Dzat Yang menciptakan surga (Al-Qur`an), menciptakan kenikmatan dan penghuninya, Dialah Allah Subhanahu wa Ta’ala. Dan dari berita orang yang telah memasukinya dan menginjakkan kakinya di buminya, yaitu Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam, sebagaimana tersebut dalam Al-Qur`an dan sunnah yang shahih.

Surga itu pada dasarnya adalah satu, sifat-sifatnya macam-macam, namanya yang paling terkenal diantaranya adalah:

Jannah (Surga)
firman Allah Subhanahu wa Ta’ala:

وَمَن يُطِعِ ٱللَّهَ وَرَسُولَهُۥ يُدۡخِلۡهُ جَنَّٰتٖ تَجۡرِي مِن تَحۡتِهَا ٱلۡأَنۡهَٰرُ خَٰلِدِينَ فِيهَاۚ وَذَٰلِكَ ٱلۡفَوۡزُ ٱلۡعَظِيمُ [النساء : ١٣] 

(Barangsiapa yang taat kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala dan Rasul-Nya, niscaya Allah Subhanahu wa Ta’alamemasukkannya ke dalam surga yang mengalir di dalamnya sungai sungai, sedang mereka kekal di dalamnya; dan itulah kemenangan yang besar. [An-Nisaa/4: 13].

Surga Firdaus
Firman Allah Subhanahu wa Ta’ala:

إِنَّ ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ وَعَمِلُواْ ٱلصَّٰلِحَٰتِ كَانَتۡ لَهُمۡ جَنَّٰتُ ٱلۡفِرۡدَوۡسِ نُزُلًا [الكهف: ١٠٧] 

Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan beramal saleh, bagi mereka adalah surga Firdaus menjadi tempat tinggal. [Al-Kahf/18: 107].

Ringkasan Sifat Neraka

DAFTAR ISI

  1. Sifat Neraka
    1. Sifat Wajah-wajah Para Penghuni Neraka
    2. Mendatangi Neraka dan yang Pertama Melewati Titian
    3. Bahan Bakar Api Neraka
    4. Digiringnya Penghuni Neraka ke Dalam Neraka
    5. Penghuni Neraka yang Paling Berat Siksanya
    6. Rantai dan Belenggu Neraka Jahanam
    7. Sifat Pakaian Penghuni Neraka
    8. Gambaran Tentang Orang-orang yang Disiksa di Dalam Neraka
    9. Pertengkaran Antara Para Penghuni Neraka
    10. Pernyataan Iblis Pada Penghuni Neraka
    11. Gambaran Tentang Keadaan Sebagian Para Penghuni Neraka
    12. Tangisan dan Rintihan Penghuni Neraka
    13. Penghuni Neraka yang Paling Berat Siksanya.

Neraka adalah tempat penyiksaan yang disediakan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala di akhirat untuk orang-orang kafir, orang-orang munafik, dan orang-orang yang durhaka.

Di sini, kita akan membicarakan tentang neraka sebagai tempat kebinasaan dan berbagai macam jenis siksaan yang terdapat di dalamnya, agar hal itu membangkitkan kita untuk takut dan berlari dari neraka. Beruntung dengan mendapatkan surga dan selamat dari neraka hanya bisa diperoleh dengan beriman dan beramal shalih serta menjauhi perbuatan syirik dan menghindari tindakan maksiat. Kita memohon kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala agar beruntung mendapatkan surga dan selamat dari neraka. Dan pembicaraan tentang neraka hanya berdasarkan al-Qur`an dan as-Sunnah yang shahih.

Ringkasan Iman Kepada Qadar

DAFTAR ISI

  1. Iman Kepada Qadar
    1. Kapan Boleh Berhujjah Dengan Qadar
    2. Adil dan Ihsan.
    3. Taat dan Maksiat

Qadar, yaitu ilmu Allah Subhanahu wa Ta’ala terhadap segala sesuatu, dan tentang apa saja yang dikehendakiNya ada atau dikehendaki terjadi dari setiap makhluk, alam semesta, segala sesuatu, dan Allah Subhanahu wa Ta’ala mentaqdirkan hal itu, serta menulisnya di Lauhul Mahfudz. Al-Qadar adalah rahasia Allah Subhanahu wa Ta’ala terpadap makhluk-Nya, yang tidak diketahui oleh malaikat yang dekat dan tidak pula nabi yang diutus.

Iman Kepada Qadar. Yaitu meyakini dengan keyakinan yang pasti bahwa segala kebaikan, keburukan segala sesuatu yang terjadi, adalah dengan qadha dan qadar Allah Subhanahu wa Ta’ala, sebagaimana firman-Nya:

إِنَّا كُلَّ شَيۡءٍ خَلَقۡنَٰهُ بِقَدَرٖ [القمر: ٤٩] 

Sesungguhnya kami menciptakan segala sesuatu menurut ukuran”. [Al-Qamar/54: 49]

Ringkasan Fiqih Islam Bab Fiqih Al-Qur’an dan Sunnah

DAFTAR ISI

  1. Fadhilah Amal
  2. Akhlak
  3. Adab
  4. Dzikir dan Do’a

Cara yang terbaik dan termudah untuk mencapai akhlak yang baik adalah dengan meneladani Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam yang akhlaknya adalah Al Quran, beliau adalah manusia yang terbaik akhlak dan rupanya; dia memberi kepada orang yang kikir kepadanya, memaafkan orang yang menzaliminya, menyambung silaturahim terhadap orang yang memutuskannya, berbuat baik kepada orang yang menyakitinya. Itu semua merupakan pokok-pokok akhlak. Karena itu hendaklah kita meneladaninya dalam seluruh sisi hidupnya kecuali hal yang merupakan kekhususan beliau seperti sifat kenabian, mendapat wahyu, menikahi lebih dari empat orang istri, istrinya haram dinikahi setelah beliau meninggal, haram memakan sedekah, hartanya tidak diwarisi dan lain-lain.

Dalam pasal selanjutnya saya akan jelaskan akhlak-akhlak yang terpenting yang dianjurkan oleh Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan yang beliau terapkan, dan ciri-ciri khusus beliau agar menjadi contoh bagi setiap pribadi muslim untuk diamalkan dan memantapkan jiwa untuk berusaha meraihnya.

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

لَّقَدۡ كَانَ لَكُمۡ فِي رَسُولِ ٱللَّهِ أُسۡوَةٌ حَسَنَةٞ لِّمَن كَانَ يَرۡجُواْ ٱللَّهَ وَٱلۡيَوۡمَ ٱلۡأٓخِرَ وَذَكَرَ ٱللَّهَ كَثِيرٗا  [الاحزاب : ٢١] 

Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah.  [Al Ahzab/33: 21].

Ringkasan Fadhail Amal

DAFTAR ISI

  1. Fadhilah Iman
  2. Fadhilah Ibadah
  3. Fadhilah Shalat
  4. Fadhilah Zakat
  5. Fadhilah Puasa
  6. Fadhilah Haji dan Umrah
  7. Fadhilah Jihad
  8. Fadhilah Dzikir dan Do’a
  9. Fadhilah Muamalat
  10. Fadhilah Pergaulan Baik
  11. Fadhilah Akhlak
  12. Fadhilah Al-Qur’an Karim
  13. Fadhilah Beberapa yang Berhubungan Dengan Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam
  14. Fadhilah Sahabat Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam

Penjelasan tentang keutamaan suatu amal akan membangkitkan semangat serta kerinduan untuk beramal, dapat menciptakan kekutan rohani dan jasmani, mengusir rasa malas dan keengganan, juga dapat menggerakkan anggota tubuh untuk melakukan ketaatan dan ibadah.

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

قال الله تعالى وَبَشِّرِ الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ أَنَّ لَهُمْ جَنَّاتٍ تَجْرِي مِنْ تَحْتِهَا الْأَنْهَارُ كُلَّمَا رُزِقُوا مِنْهَا مِنْ ثَمَرَةٍ رِزْقًا قَالُوا هَذَا الَّذِي رُزِقْنَا مِنْ قَبْلُ وَأُتُوا بِهِ مُتَشَابِهًا وَلَهُمْ فِيهَا أَزْوَاجٌ مُطَهَّرَةٌ وَهُمْ فِيهَا خَالِدُونَ [البقرة/ 25]

Dan sampaikanlah berita gembira kepada mereka yang beriman dan berbuat baik, bahwa bagi mereka disediakan surga-surga yang mengalir sungai-sungai di dalamnya. Setiap mereka diberi rezki buah-buahan dalam surga-surga itu, mereka mengatakan: “Inilah yang pernah diberikan kepada kami dahulu.” Mereka diberi buah-buahan yang serupa dan untuk mereka di dalamnya ada isteri-isteri yang suci dan mereka kekal di dalamnya“.[Al Baqarah/2: 25].

Ringkasan Fiqih Akhlak

DAFTAR ISI

  1. Fadhilah Berakhlak Baik.
    • Orang mukmin yang paling sempurna imannya adalah orang yang paling baik akhlaknya.
    • Manusia yang Paling Baik Akhlaknya.
    • Akhlak Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam  yang  Mulia
  2. Sifat Pemurah Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam
    • Sifat Pemalu Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam
    • Sifat Rendah Diri Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam
    • Sifat Berani Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam
    • Sifat Lemah Lembut Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam
    • Sifat Pemaaf Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam
  3. Sifat Penyayang Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam
    • Tertawa Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam
    • Menangis Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam
    • Marah Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam
    • Sifat  Iba Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam
  4. Zuhud Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam
    • Sifat Adil Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam
    • Sifat Penyantun Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam
    • Sifat Sabar Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam
  5. Kepribadian Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman memuji Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam:

 وَإِنَّكَ لَعَلَىٰ خُلُقٍ عَظِيمٖ  [القلم: ٤] 

Dan sesungguhnya kamu benar-benar berbudi pekerti yang agung.  [Al-Qalam/68 : 4]

Hadist Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam:

عن أبي الدرداء رضي الله عنه عن النبي- صلى الله عليه وسلم- قال: «مَا مِنْ شَيْءٍ أَثْقَلُ فِي المِيْزَانِ مِنْ حُسْنِ الخُلُقِ». أخرجه أبو داود والترمذي

Dari Abu Darda’ Radhiyallahu anhu, dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam beliau bersabda: “Tidak ada amalan yang melebihi berat timbangannya di hari kiamat dari akhlak yang baik “. H.R. Abu Daud dan Tirmizi.

Hadist Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam:

عن عمرو بن شعيب عن أبيه عن جده قال: قال رسول الله- صلى الله عليه وسلم-: «أَلا أُخْبِرُكُمْ بِأَحَبِّكُمْ إلَيَّ وَأَقْرَبِكُمْ مِنِّي مَجْلِساً يَومَ القِيَامَةِ؟» فَسَكَتَ القَومُ، فَأَعَادَهَا مَرَّتَينِ أَوْ ثَلاثاً، قَالَ القَومُ: نَعَم يَا رَسُولَ الله، قَالَ: «أَحْسَنُكُمْ خُلُقاً». أخرجه أحمد والبخاري في الأدب المفرد

Dari Amru bin Syuaib dari bapaknya dari kakeknya ia berkata: Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam  bersabda: “Maukah kalian aku beritahukan orang yang paling aku sukai dan paling dekat tempatnya denganku nanti di hari kiamat? Para shahabat terdiam. Maka beliau mengulanginya dua atau tiga kali. Lalu mereka berkata: “Mau wahai rasulullah!, beliau bersabda:  “Orang yang paling baik akhlaknya“. H.R. Ahmad dan Bukhari di kitab Adab Mufrad.

Ringkasan Fiqih Adab

DAFTAR ISI

  1. Adab Mengucapkan Salam.
  2. Adab Makan dan Minum.
  3. Adab di Jalan dan di Pasar.
  4. Adab Safar.
  5. Adab Tidur dan Bangun.
  6. Adab Mimpi.
  7. Adab Meminta Izin.
  8. Adab Bersin.
  9. Adab Menjenguk Orang Sakit.
  10. Adab Berpakaian.

Adab yaitu : Berkata, berprilaku dan berbudi pekerti yang terpuji.

Islam adalah din yang sempurna, mengatur seluruh sisi kehidupan seseorang, ia menuntun manusia untuk melakukan hal-hal yang berguna, melarangnya dari hal-hal yang berbahaya, menetapkan etika terhadap diri sendiri dan terhadap orang lain, baik pada saat makan dan minum, saat bangun dan tidur, saat bepergian atau menetap bahkan  dalam seluruh keadaan.

Allah Subahanhu wa Ta’ala berfirman:

وَمَآ ءَاتَىٰكُمُ ٱلرَّسُولُ فَخُذُوهُ وَمَا نَهَىٰكُمۡ عَنۡهُ فَٱنتَهُواْۚ وَٱتَّقُواْ ٱللَّهَۖ إِنَّ ٱللَّهَ شَدِيدُ ٱلۡعِقَابِ  [الحشر: ٧] 

“Apa yang diberikan Rasul kepadamu, maka terimalah. Dan apa yang dilarangnya bagimu, maka tinggalkanlah. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah amat keras hukumannya. [Al Hasyr/59 : 7]

Ringkasan Fiqih Dzikir dan Do’a

DAFTAR ISI

  1. Fadhilah Dzikir.
  2. Dzikir Pagi dan Petang.
  3. Dzikir Mutlaq.
  4. Dzikir Muqayyad.
  5. Doa dan Dzikir yang Dapat Melindungi Diri Dari Setan
  6. Terapi Sihir dan Kesurupan.
  7. Ruqyah A’in.
  8. Macam-Macam Doa.
    • Kekuatan doa.
    • Doa makbul.
    • Hal- hal yang menghalangi doa dikabulkan.
    • Beberapa bentuk doa saat ditimpa bala’.
    • Fadhilah doa.
    • Adab berdoa dan sebab-sebab doa dikabulkan.
    • Doa yang dibolehkan dan doa yang dilarang.
    • Waktu, tempat dan kondisi yang afdhal agar doa dikabulkan.
  9. Doa yang berasal dari Al Quran Al Karim.
  10. Doa-doa Nabi Shallallahu alaihi wa sallam

Nabi shallallahu `alaihi wasallam  adalah orang yang berdzikir paling sempurna, beliau berdzikir kepada Allah setiap saat dan keadaan, seluruh ucapannya hanya seputar dzikir, perintah, larangan dan syariatnya merupakan dzikir kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam meberitakan tentang Asma, sifat, perbuatan dan hukum Allah juga merupakan dzikir. Beliau bertahmid, bertasbih, mengagungkan, menyanjung, meminta, berdoa, takut dan harap kepada Allah semuanya itu merupakan dzikir kepada-Nya.

Dalam bab ini saya akan menjelaskan dzikir-dzikir yang terdapat dalam Al Quran dan Sunah Nabi.

Dzikrullah adalah ibadah yang paling ringan, paling mudah, paling agung dan paling utama. Karena gerak lidah adalah gerakan yang paling ringan. Dan Allah telah menjanjikan karunia dan pahala khusus yang tidak terdapat dalam amalan lain.

Ringkasan Fiqih Islam Bab Ibadah

DAFTAR ISI

  1. Ringkasan Fiqih Bersuci
  2. Ringkasan Fiqih Shalat
  3. Ringkasan Fiqih Jenazah
  4. Ringkasan Fiqih Zakat
  5. Ringkasan Fiqih Puasa
  6. Ringkasan Fiqih Haji dan Umrah

Shalat adalah cahaya, sebagaimana cahaya bisa menyinari, maka demikian pula shalat dapat menunjukkan kepada kebenaran, mencegah dari maksiat, dan mencegah perbuatan keji dan mungkar.

Shalat merupakan hubungan antara seorang hamba dengan Tuhannya, ia adalah tiang agama, seorang muslim bisa mendapatkan lezatnya bermunajat dengan tuhannya ketika shalat, sebab jiwanya menjadi tenang, hatinya tentram, dadanya lapang, keperluannya terpenuhi, dan dengannya sesorang bisa tenag dari kebimbangan dan problematika duniawi.

Secara lahiriyah Shalat berkaitan dengan perbuatan badan seperti berdiri, duduk, ruku’, sujud, dan semua perkataan dan perbuatan. Dan secara bathiniyah berkaitan dengan hati, yaitu dengan mengagungkan Allah Subhanahu wa Ta’ala, membesarkanNya, takut, cinta, taat, memuji, dan bersyukur kepadaNya, bersikap merendah dan patuh kepada Allah. Perbuatan dzahir bisa terwujud dengan melakukan apa yang diajarkan oleh Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam shalat, sedangkan yang batin bisa dicapai dengan bertauhid dan beriman, ikhlas dan khusyu’.