Kubur yang Menanti Kehidupan Sedih dan Gembira Di Alam Kubur

DAFTAR ISI

Kata Pengantar dan Muqaddimah
Bab  I: ‘Aqidah Ahlus Sunnah wal Jama’ah Tentang Kubur

  1. Iman Kepada Siksa dan Nikmat Kubur Merupakan Keimanan Kepada Perkara yang Ghaib
  2. Tiga Alam dan Masing-masing Hukum Untuknya
  3. Kubur adalah Tempat Tinggal Pertama Alam Akhirat
  4. Malaikat Maut
  5. Menghadiri Jenazah dan Mengantarkannya
  6. Kriteria Kubur Untuk Seorang Muslim
  7. Meninggikan Kubur dan Membuat Kubah di Atasnya adalah Perbuatan Bid’ah
  8. Larangan Duduk di Atas Kubur dan Bersandar Kepadanya
  9. Larangan Menjadikan Kubur Sebagai Masjid dan Menjadikannya sebagai Tempat Perayaan
  10. Ziarah Kubur yang Sesuai dengan Syari’at
  11. Memohon Ampunan untuk Mayit ketika Dikubur dan Berdo’a agar Dia Mendapatkan Ketetapan
  12. Mentalqin Mayit setelah Menguburnya adalah Bid’ah
  13. Meletakkan Sebuah Pelepah di Atas Kubur
  14. Tentang Pendengaran Mayit
  15. Adzab Kubur
  16. Kemutawatiran Hadits-hadits Tentang Adzab Kubur dan Berlindung Darinya
  17. Macam-Macam Adzab Kubur
  18. Pertanyaan Dua Malaikat dan Fitnah Kubur
  19. Sifat Dua Malaikat
  20. Tentang Apa Saja Seorang Hamba Ditanya di Dalam Kuburnya?
  21. Ruh Dikembalikan Kepada Jasad Ketika Seorang Hamba Ditanya
  22. Tempat Ruh Orang Mukmin, Syuhada, dan Orang-Orang Kafir
  23. Langgeng dan Terputusnya Sebuah Siksaan
  24. Allah Memperlihatkan Siksa Kubur Kepada Orang yang Dikehendaki-Nya
  25. Sebab-Sebab Adzab Kubur
  26. Air Kencing di Antara Sebab Khusus yang Menimbulkan Adanya Siksa Kubur
  27.  Sebab Keselamatan dari Siksa Kubur
  28.  Nikmat Kubur

Bab  II: Sebab-Sebab yang Menjadikan Penghuni Kubur Diazab
Sebab-Sebab Adzab Kubur Secara Terperinci

  1. Syirik kepada Allah
  2. Kemunafikan
  3. Tidak bersuci dari air kencing, Namimah, Ghibah, Menyakiti orang lain dengan lisan
  4. Meninggalkan Al-Qur’an setelah mempelajari, Tidur dengan meninggalkan shalat wajib
  5. Berbohong
  6. Memakan harta riba
  7. Zina
  8. Berbuka di siang hari bulan ramadhan tanpa alasan
  9. Berpaling dari menginat Allah
  10. Mengambil harta ghanimah secara sembunyi sebelum dibagikan
  11. Menjulurkan pakaian dengan sombong
  12. Seorang Ibu yang enggan menyusui anaknya tanpa alasan (dikhawatirkan mendapat adzab kubur)
  13. Meratapi mayit
  14. Mengurung hewan dan menyiksanya tanpa memberikan kasih sayang kepadanya
  15. Khatib yang banyak bicara
  16. Semua golongan dibawah ini mendapatkan bagian dari siksa kubur
Baca Juga  Perpecahan Umat ! Etiologi & Solusinya

Bab III: Sebab-Sebab yang Menyelamatkan Seseorang dari Siksa Kubur

  1. Mewujudkan Ketauhidan Kepada Allah adalah Sebab Utama Keselamatan dari Siksa Kubur.
  2. Ketaatan Kepada Allah dan Melakukan Amal Shalih adalah Pengaman dari Siksa Kubur
  3. Ar-Ribath (Berjuang di Jalan Allah) adalah Salah Satu Sebab Diselamatkan dari Siksa Kubur
  4. Terbunuh di Jalan Allah (Mati Syahid) Salah Satu Sebab yang Menyelamatkan dari Siksa Kubur
  5. Membaca Surat al-Mulk Bisa Menyelamatkan Seseorang dari Siksa Kubur
  6. Mati Karena Penyakit Perut Merupakan Salah Satu Sebab Diselamatkan dari Siksa Kubur .
  7. Meninggal Pada Malam Jum’at atau Hari Jum’at adalah Salah Satu Sebab Diselamatkan dari Siksa Kubur

Penutup: Jalan Menuju Keselamatan dari Kesengsaraan di Dunia dan Kesempitan di Dalam Kubur

Daftar Pustaka

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

Di dalam kitab ini, aku uraikan sebab-sebab yang menjadikan seseorang disiksa di dalam kubur dan sebab-sebab keselamatan di dalam kubur. Sebagai tambahan, kami ungkapkan pula uraian singkat pemahaman Ahlus Sunnah wal Jama’ah mengenai keimanan kepada alam kubur, segala sesuatu yang berhubungan dengannya dan sebuah muqaddimah tentang dosa-dosa beserta dampak negatif yang timbul darinya. Aku jelaskan pula berbagai jalan untuk mendapatkan keselamatan dari dosa-dosa, kemudian aku berusaha meringkasnya sesuai dengan kemampuan yang kumiliki.

Hanya kepada Allah aku memohon semoga kita semua dijauhkan dari kesempitan, kesengsaraan di dalam kubur dan adzab di akhirat. Dia-lah Allah Yang Mahamulia, Mahasuci Engkau wahai Allah, aku memuji kepada-Mu, dan aku bersaksi bahwa tidak ada ilah yang berhak diibadahi kecuali Engkau, hanya kepada-Mu aku memohon ampunan dan ber-taubat.

Asyraf bin ‘Abdil Maqshud
Al-Isma’iliyyah, Kamis 14 Jumadil Ula 1407 H.
15 Januari 1987

[Disalin dari Al-Qabru ‘Adzaabul Qabri…wa Na’iimul Qabri Penulis Asraf bin ‘Abdil Maqsud bin ‘Abdirrahim  Judul dalam Bahasa Indonesia KUBUR YANG MENANTI Kehidupan Sedih dan Gembira di Alam Kubur Penerjemah Beni Sarbeni Penerbit  Pustaka Ibnu Katsir]

Baca Juga  Koreksi Politik dan Pemikiran Dalam Perspektif Al-Qur'an dan As-Sunnah
  1. Home
  2. /
  3. Halaman Indeks
  4. /
  5. Kubur yang Menanti Kehidupan...