KEADAAN PENUNTUT ILMU YANG TINGGAL DI NEGERI YANG JAUH DARI ULAMA SEPERTI DI EROPA
Oleh
Syaikh Shalih bin Abdul Aziz Ali Syaikh
Pertanyaan.
Syaikh Shalih bin Abdul Aziz Ali Syaikh ditanya : Bagaimanakah dengan keadaan seorang penuntut ilmu yang rindu untuk duduk di majelis-majelis ilmu, akan tetapi mereka tinggal di negeri yang jauh dari para ulama, seperti keadaan kami di Eropa ?
Jawaban
Segala puji bagi Allah Jalla Jalaluhu, saat ini cara-cata untuk mendengarkan ilmu dari ahli ilmu mudah. Ada kaset-kaset, bisa melalui internet, dan cara-cara lain yang mana seseorang dapat mendengarkan dan melihat ahli ilmu. Maka (saat ini) untuk mendapatkan ilmu dari ulama yang masih hidup maupun yang sudah meninggal (semoga Allah Jalla Jalaluhu merahmati dan mengangkat derajat mereka semua di surgaNya) mudah sekali. Jika anda tidak dekat dengan ahli ilmu untuk mendapatkan ilmu secara langsung maka berusahalah dan giatlah selalu untuk mendengarkan pelajaran-pelajaran dan penjelasan-penjelasan mereka melalui kaset-kaset.
MELAWAN RASA PUTUS ASA
Pertanyaan.
Syaikh Shalih bin Abdul Aziz Ali Syaikh ditanya : Bagaimana saya melawan rasa putus asa dan kemauan yang lemah dalam menuntut ilmu agama ?
Jawaban
Yang pertama, anda melawannya dengan bersandar dan berdo’a kepada Allah Jalla Jalaluhu, kemudian anda baca dan dengarkan keutamaan ilmu dan orang-orang yang berilmu, kedudukan ahli ilmu dan orang-orang yang berilmu, kedudukan ahli ilmu serta besarnya pahala ahli ilmu, besarnya pahala menuntut ilmu, keutamaan menuntut ilmu, dan akhlak para dai, serta keutamaan menyampaikan petunjuk dan kebaikan. Engkau baca ayat-ayat yang berkenaan dengan hal ini, bahkan bacalah tafsirnya, hadits-haditsnya, maka Allah Jalla Jalaluhu akan memberikan kepadamu kemauan yang tinggi dalam menuntut ilmu.
[Disalin dari Majalah Adz-Dzakhiirah Al-Islamiyyah, Edisi 02 Dzulqo’dah 1423/Januari 2003. Diterbitkan oleh Ma’had Ali Al-Irsyad Surabaya, Alamat Jl Sultan Iskandar Muda 45 Surabaya]
KELUARNYA WANITA UNTUK MENDAPATKAN ILMU
Oleh
Syaikh Shalih bin Abdul Aziz Ali Syaikh
Pertanyaan.
Syaikh Shalih bin Abdul Aziz Ali Syaikh ditanya : Apakah hukum keluarnya wanita untuk mendapatkan ilmu dari sekolah-sekolah atau untuk mengajar? Demikian juga perginya mereka ke tempat-tempat menghafal Al-Qur’an?
Jawaban
Pada dasarnya wanita itu saudara kaum lelaki dalam beban dan kewajiban syariat serta dalam perkara-perkara syariat yang dikehendaki dari mereka. Wanita itu seperti laki-laki dalam kewajiban-kewajiban agama kecuali pada hukum yang dikhususkan untuk wanita dan penuntut ilmu. Wanitapun diarahkan untuk menuntut ilmu dan berupaya dengan sungguh-sungguh untuk menuntut ilmu, akan tetapi dengan syarat-syarat yang sesuai dengan syariat diantaranya dengan seizin walinya, dan tidak ada padanya perkara-perkara yang tidak terpuji, tidak melalaikan pekerjaan/tugas di rumah suaminya atau pada anak-anaknya dan lainnya. Jika terpenuhi syarat-syarat tersebut dan tidak ada penghalangnya, maka upaya seorang wanita dalam menuntut ilmu mempunyai fadhilah yang besar.
Pada saat ini kita membutuhkan para wanita untuk pendidikan dan dakwah. Karena banyaknya wanita-wanita pendatang, dan karena kebutuhan wanita pada bidang ini, mudah-mudahan Allah Jalla Jalaluhu memberi petunjuk kepada mereka. Oleh karena itu saya wasiatkan kepada para wanita agar menuntut ilmu, akan tetapi hendaknya menuntut ilmu yang batasannya nafilah (tambahan) bagi mereka, tidak didahulukan dari kewajiban yang harus mereka tunaikan.
Karena sebagian wanita, kadang-kadang menelantarkan suaminya, atau rumahnya, atau anak-anaknya dan lainnya. Maka akibatnya timbul perkara-perkara yang tidak terpuji. Oleh sebab itu hendaklah seorang wanita menimbang-nimbang dalam masalah ini dan mendapatkan maslahat hingga tertolaklah kerusakan, dan bagi wanita akan mendapat pahala sesuai dengan niatnya –insya Allah-.
[Disalin dari Majalah Adz-Dzakhiirah Al-Islamiyyah, Edisi 02 Dzulqo’dah 1423/Januari 2003. Diterbitkan oleh Ma’had Ali Al-Irsyad Surabaya, Alamat Jl Sultan Iskandar Muda 45 Surabaya]
- Home
- /
- A5. Panduan Menuntut Ilmu...
- /
- Tinggal di Negeri yang...