Beralasan Dengan Takdir Atas Perbuatan MaksiatBeralasan Dengan Takdir Atas Perbuatan Maksiat
(BOLEHKAH) BERALASAN DENGAN TAKDIR ATAS PERBUATAN MAKSIAT ATAU DARI MENINGGALKAN KEWAJIBAN Oleh Syaikh Muhammad bin Ibrahim Al-Hamd Keimanan kepada qadar tidaklah memperkenankan pelaku kemaksiatan untuk beralasan dengannya atas kewajiban yang