Kaidah Ke. 29 : Memahami Keumuman dan Kekhususan Sebuah KalimatKaidah Ke. 29 : Memahami Keumuman dan Kekhususan Sebuah Kalimat
QAWA’ID FIQHIYAH Kaidah Kedua Puluh Sembilan يَجِبُ تَقْيِيْدُ اللَّفْظِ بِمُلحَقَاتِهِ مِنْ وَصْفٍ، أَوْشَرْطِ، أَوِاسْتِشْنَاءٍ، أَوْ غَيْرِهَامِنَ الْقُيُوْدِ Wajib mengaitkan perkataan dengan hal-hal yang mengikatnya, seperti sifat, syarat, pengecualian atau pengikat