Kaidah Ke-51: Barangsiapa Bersungguh-Sungguh, Dianggap Mengerjakan Amalan Secara SempurnaKaidah Ke-51: Barangsiapa Bersungguh-Sungguh, Dianggap Mengerjakan Amalan Secara Sempurna
QAWA’ID FIQHIYAH Kaidah Kelima Puluh Satu مَنِ اجْتَهَدَ وَبَذَلَ مَا فِي وُسْعِهِ فَلاَ ضَمَانَ عَلَيْهِ وَكُتِبَ لَهُ تَمَامَ سَعْيِهِ Barangsiapa bersungguh-sungguh mengerahkan kemampuannya, maka tidak wajib mengganti dan dianggap mengerjakan